Ganjar Tak Berniat Masuk Kabinet Prabowo-Gibran, Pilih di Luar Jaga Check and Balances

by -18 Views
Ganjar Tak Berniat Masuk Kabinet Prabowo-Gibran, Pilih di Luar Jaga Check and Balances

loading…

Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo mengatakan dirinya berniat untuk berada di luar pemerintahan jika Prabowo-Gibran telah didapuk sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih. Foto/TPN

JAKARTA – Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo mengatakan dirinya berniat untuk berada di luar pemerintahan jika Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka telah didapuk sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih. Ganjar mengaku tidak akan menduduki jabatan menteri jika ditawari nanti.

“Saya sampaikan terima kasih, lebih baik diberikan kepada pemenang untuk sebebas-bebasnya memilih dan jauh lebih baik kalau kelompok yang sudah mendukung itu yang diutamakan bukan saya, tidak fair,” ujar Ganjar dalam keterangannya, Selasa (26/3/2024).

Mantan Gubernur Jawa Tengah itu menilai posisi berada di luar pemerintahan perlu dilakukannya untuk mengedepankan kondisi check and balances. Ia juga menyampaikan bahwa posisi menteri lebih baik ditujukan kepada koalisi pendukung paslon Prabowo-Gibran.

“Kalau saya berada di luar mungkin itu jauh lebih baik karena check and balances pasti akan terjadi dan lebih banyak yang hebat di kelompoknya masing-masing. Apalagi kalau kita lihat banyak sekali tim atau partai politik yang mendukung paslon, pasti juga punya harapan,” jelasnya.

Untuk itu, lanjut Ganjar, dirinya tetap menjalin komunikasi bersama relawannya baik di luar negeri ataupun dalam negeri. Salah satu tujuannya ialah untuk terus mewujudkan ide atau gagasan yang memperhatikan realita di tengah masyarakat.

“Saya bilang kepada relawan, ayo politik bisa agung kalau kita punya integritas yang tinggi, punya niat baik yang sama. Politik menjadi hancur kalau kita hanya bicara kekuasaan,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Ganjar juga mengaku bakal menjadi rakyat biasa setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa hasil Pilpres 2024. Namun demikian, ia mengingatkan untuk tidak lelah mengkritik terhadap kebijakan dianggap tidak baik.

“Berikan mereka kesempatan untuk memerintah dan kita bisa memberikan dukungan dengan cara macam-macam. Yang baik kita dukung, yang tidak baik kita kritik dan yang berkuasa kalau dikritik telinganya enggak boleh tipis, karena itu kecintaan kita pada Republik,” pungkas Ganjar.

(kri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.