Padusan di Tepi Samudera, Keluarga Besar Lanud RSA Sucikan Hati Sambut Ramadhan 1447 H

by -4 Views
Padusan di Tepi Samudera, Keluarga Besar Lanud RSA Sucikan Hati Sambut Ramadhan 1447 H

 

Natuna, News Faktual Net – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, suasana berbeda terasa di rumah Pantai Lanud Raden Sadjad. Deru ombak yang berkejaran di tepian pantai berpadu dengan tawa hangat dan sapaan penuh keakraban keluarga besar Lanud Raden Sadjad.

Di tempat inilah Tradisi Padusan digelar, Senin (16/2/2026), sebagai ikhtiar menyucikan diri lahir dan batin sebelum memasuki bulan penuh berkah.

Sejak pagi, personel dan keluarga besar Lanud telah berkumpul. Hadir langsung Komandan Lanud Raden Sadjad, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., bersama Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 9/D.I Lanud RSA, Ny. Marni Onesmus Pasaribu.

Kehadiran pimpinan di tengah anggota menjadi simbol kebersamaan yang tidak sekadar formalitas, tetapi cerminan kekeluargaan tumbuh kuat di lingkungan satuan.

Dalam sambutannya, Danlanud RSA menegaskan bahwa Tradisi Padusan bukan sekadar mandi bersama di tepi laut. Lebih dari itu, tradisi ini adalah momentum refleksi membersihkan hati dari prasangka, meluruhkan ego, dan memperbaiki niat sebelum memasuki Ramadhan.

“Dengan hati bersih dan niat tulus, kita dapat menjalankan ibadah secara khusyuk sekaligus tetap profesional dalam bertugas,” pesannya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama. Suasana hening menyelimuti pantai, seolah setiap doa yang dipanjatkan larut bersama angin laut, membawa harapan agar Ramadhan tahun ini menjadi lebih bermakna.

Setelah itu, seluruh peserta saling bersalam-salaman. Senyum merekah, tangan saling menggenggam, menjadi simbol saling memaafkan dan mempererat silaturahmi.

Puncak kegiatan ditandai dengan mandi bersama di pantai. Air laut yang menyentuh tubuh menjadi perlambang pembersihan diri, sementara canda dan kebersamaan memperkuat soliditas. Tidak ada sekat pangkat maupun jabatan semua larut dalam suasana kekeluargaan.

Tradisi Padusan ini bukan hanya tentang menjaga warisan budaya, tetapi juga merawat semangat persatuan. Di tengah dinamika tugas dan tanggung jawab, momen seperti ini menjadi pengingat bahwa kekompakan dan kebersamaan adalah fondasi utama dalam menjalankan pengabdian.

Di bawah langit Natuna, Tradisi Padusan di Lanud Raden Sadjad pun berakhir dengan penuh khidmat. Ombak terus bergulung, seakan mengiringi tekad seluruh keluarga besar Lanud RSA untuk menyambut Ramadhan 1447 H dengan hati bersih, semangat yang diperbarui, dan komitmen pengabdian semakin kuat.(Roy)

No More Posts Available.

No more pages to load.